https://www.medizn-2000.de/ – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Spesial Bareskrim Polri, tidak menahan CEO PT Jouska Finansial Indonesia, Aakar Abyasa Fidzuno, walaupun telah diresmikan terdakwa permasalahan penipuan, penggelapan serta tindak pidana pencucian duit( TPPU).

Kepala Bagian Penerangan Universal Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan berkata penyidik sudah melaksanakan pengecekan terhadap Aakar serta terdakwa Tias Nugraha Putra pada Rabu, 13 Oktober 2021. Dikala ini, terdakwa tidak ditahan.

“ Pasti sebab penyidik beralasan terdakwa koperatif, yang bersangkutan tidak melarikan diri,” kata Ramadhan di Mabes Polri pada Kamis, 14 Oktober 2021.

Masih Pemberkasan

Dikala ini, Ramadhan berkata penyidik masih terus bekerja melaksanakan pemberkasan terhadap permasalahan dugaan penipuan, penggelapan sampai TPPU yang menjerat Aakar. Sehingga, berkas dapat lekas dilimpahkan kepada jaksa.

“ Dikala ini masih dalam pemberkasan oleh penyidik, lekas dirampungkan buat dicoba pengiriman berkas ke JPU,” ucapnya.

Tadinya diberitakan, penetapan terdakwa Aakar Abyasa Fidzuno tertuang dalam Pesan Pemberitahuan Pertumbuhan Hasil Penyidikan No: B/ 75/ X/ RES. 1. 11/ 2021/ Dittipideksus, tertanggal 4 Oktober 2021 yang diperuntukan kepada Rinto Wardana. Pesan diteken Kasubdit V Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Spesial Bareskrim atas nama Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Helmy Santika.

Bareskrim pula menetapkan Tias Nugraha Putra selaku terdakwa penempatan investasi pada PT Jouska Finansial Indonesia yang terjalin di wilayah Jakarta serta/ ataupun paling tidak daerah hukum Indonesia pada 2018 hingga 2020. Mereka diresmikan selaku terdakwa sehabis dicoba gelar masalah pada 7 September 2021.

“ Berikutnya, penyidik hendak melaksanakan pengecekan terhadap terdakwa dan melaksanakan pengiriman berkas masalah,” begitu bunyi dokumen SP2HP.

Para terdakwa melanggar tindak pidana pasar modal serta/ ataupun penipuan serta/ ataupun penggelapan serta/ ataupun tindak pidana pencucian duit, sebagaimana diartikan dalam Pasal 103 Ayat( 1) Jo Pasal 30 serta/ ataupun Pasal 103 Ayat( 1) Jo Pasal 34 serta/ ataupun Pasal 104 Jo Pasal 90 serta/ ataupun Pasal 104 Jo Pasal 91 UU No 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal serta/ ataupun Pasal 378 KUHP serta/ ataupun Pasal 372 KUHP serta/ ataupun Pasal 3, Pasal 4, Pasal 5 UU No 8 Tahun 2010 tentang Penangkalan serta Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Duit.

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *